Rabu, 24 September 2014

Cara Jitu Menumbuhkan Semangat Belajar Pada Anak

Berikut ini adalah tips bagaimana agar, anak kita menjadi rajin dan mudah sekali belajar dan sekolah.
 
1. Saat pulang sekolah tanyakan “hai sayang, apa yang menyenangkan hari ini disekolah?” Otomatis otak anak akan mencari hal-hal yang menyenangkan disekolah dan ini secara tidak langsung akan memberitahu sang anak bahwa sekolah adalah tempat yang menyenangkan.
 
2. Saat anak tidur (Hypnosleep), katakan “makin hari, belajar makin menyenangkan”, “sama halnya dengan bermain, belajar juga sangat menyenangkan”, “mudah sekali bagimu untuk belajar (berhitung, menghafal dll)”.
 
3. Jelaskan manfaat dari pelajaran yang sedang dipelajari (sesuai dengan minat anak tersebut) misal: dengan mempelajari perkalian, maka saat liburan naik kelas nanti nanti kamu bisa menghitung berapa harga barang yang akan kamu beli di Singapore dan kamu bisa membandingkannya dengan harga di Indonesia. Jika kamu menguasai conversation dalam bahasa inggris maka kamu akan sangat mudah berkomunikasi dengan pelatih sepak bolamu yang dari Thailand.
 
4. Mintalah guru les pelajarannya (jika ada), sering-sering mengatakan bahwa anak kita adalah anak yang hebat dan luar biasa. Pujian yang tulus dan memompa semangatnya jauh lebih penting dari pada mengajarkan tehnik-tehnik berhitung dan menghafal  yang cepat. Mintalah bantuan orang-orang sekitar termasuk guru untuk meningkatkan harga diri anak kita.
 
5. Jika anak kita masih kecil dan masih suka dibacakan dongeng, bacakan dongeng dengan posisi memangku dia (dengan posisi yang nyaman, serta memudahkan kita orangtua untuk memberikan ciuman kasih sayang atau pelukan sayang) tujuannya agar anak mengkaitkan membaca buku dengan rasa cinta dari orangtua dan buku adalah hal yang sangat menyenangkan.
 
6. Gunakan surat rahasia dari orangtua kepada anak, kita bisa berkata “nak, Ibu telah meletakan surat rahasia buat kamu. Cuma kamu dan ibu yang tahu isinya. Ibu letakan dibawah bantal tidurmu, bacalah setelah makan ya”. Isinya bisa berupa kata-kata yang menyemangati anak dalam kegiatan belajar dan sekolahnya.
sumber : pendidikankarakter.com

Senin, 22 September 2014

Tips Mengatasi Anak Susah Makan

Berikut Tips mengatasi masalah anak susah makan, semoga membantu;

1. Coba sajikan makanan dalam porsi kecil.
Ingat, lambung si kecil belum mampu menampung makanan terlalu banyak, jadi berikan ia makanan sedikit demi sedikit.
 
2. Variasi makanan.
Cobalah buat beberapa pilihan menu makanan, lalu biarkan buah hati Anda memilih makanan yang ia sukai. Biasanya anak lebih suka dengan makanan pilihannya.
 
3. Sajikan dengan menarik
Setelah menyajikan banyak pilihan, sajikan dengan tampilan menarik. Misalnya, mencetak nasi goreng dalam cetakan teddy bear atau bebek kecil. Contoh: Makanan Unik
 
4. Jadikan saat makan menyenangkan
Hindari mengancam, menghukum, atau menakut-nakuti anak agar ia makan lebih banyak. Ini akan membuatnya merasa bahwa saat makan merupakan saat yang tidak menyenangkan. Dan bukan tak mungkin menimbulkan trauma psikologis baginya.
 
5. Makan teratur
Jadwalkan waktu makan dengan teratur, agar si kecil terbiasa dengan waktu makannya. Sama halnya dengan waktu tidur, mandi dan sebagainya.
 
6. Beri cemilan sehat
Setelah bisa berjalan, si kecil gemar bereksplorasi dengan lingkungannya. Apalagi ketika memasuki usia 2 tahun, aktivitasnya semakin banyak saja. Ini mungkin membuatnya sulit untuk duduk manis dan makan dengan tenang. Untuk menyiasatinya, berikan ia cemilan sehat dalam porsi kecil namun beragam. Misalnya saja bola-bola kentang isi wortel dan daging cincang, sus mini isi fla coklat, donat tabor keju, dan sebagainya.
 
7. Hindarkan gaya memaksa dan mengancam dalam membujuk anak. Selama waktu makan, minimalkan gangguan, misalnya matikan televisi dan jauhkan buku atau mainan dari meja makan.
 
8. Libatkanlah anak anda untuk menyiapkan makanan.
Misalnya dengan meminta pertolongannya untuk mengambilkan buah atau sayur di swalayan maupun membantu menyiapkan meja makan. Selain itu, anak anda memerlukan contoh dari orang tuanya. Bila anda mengkonsumsi makanan sehat, maka anak akan mencontoh pola makan anda sebagai orang tua.
 
9. Hindari memberi iming-iming makanan penutup sebagai hadiah.
Hal ini dapat menyiratkan bahwa makanan penutup merupakan makanan yang paling enak dan baik untuk anak. Selain itu, dapat meningkatkan keinginan mengkonsumsi makanan manis bagi anak. Anda dapat memberikan makanan penutup selama 2 hari dalam seminggu, sedangkan pada pekan berikutnya tidak anda berikan. Buah, yogurt atau makanan sehat lain dapat anda ganti sebagai makanan penutup.
 
10. Batasi pemberian minuman di sela-sela waktu makan.
Minuman rendah lemak maupun jus buah segar memang penting untuk anak, namun bila ananda terlalu banyak minum, tidak akan ada tempat yang cukup untuk makanan maupun kudapan sehat yang bisa masuk ke perut anak.
sumber bidanku.com

Minggu, 21 September 2014

Apa Akibatnya Jika Anak Sering Dimarahi Orang Tua?

Menurut salah seorang pakar psikolog anak terkemuka, dikatakan bahwa reaksi memarahi anak saat anak membuat kesalahan, merupakan tindakan yang kurang tepat karena bisa menimbulkan dampak psikologis bagi anak, baik secara langsung ataupun tak langsung. Apa saja jenis dan macam dampak psikologis anak yang sering dimarahi?

Berikut beberapa jenis dan macam dampak psikologis anak yang sering dimarahi sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

Penurunan kepercayaan diri.
Anak akan kehilangan rasa kepercayaan pada diri sendiri. Hal ini bisa saja disebabkan timbul perasaan pada anak bahwa penyebab anak dimarahi adalah melakukan kesalahan, semakin sering anak dimarahi maka akan timbul opini anak bahwa hampir semua tindakan yang dilakukan adalah kesalahan, sehingga anak akan kehilangan kepercayaan pada diri sendiri.

Depresi.
Deperesi atau tekanan mental bisa saja terjadi pada anak yang sering dimarahi, sehingga anak akan cenderung pemurung, jarang tertawa, kurang bahagia atau bahkan pada beberapa anak akan cenderung pemarah dan gemar melakukan tindakan kekerasan, baik secara fisik ataupun verbal.

Trauma.
Traumatik bisa saja terjadi pada anak, apalagi jika kekerasan verbal yang terjadi disertai dengan labelling atau pemberian julukan yang kasar atau tidak pantas seperti anak nakal, anak bodoh dan sebagainya. Menurut salah seorang pakar psikolog anak, dikatakan bahwa traumatik pada anak tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga mental, sehingga anak akan kehilangan inisiatif untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi.

Demikianlah beberapa jenis dan macam dampak psikologis anak yang sering dimarahi orangtuanya. Akan lebih baik apabila orangtua cukup memberikan pengertian dan pengarahan ketika anak melakukan kesalahan. Semoga bermanfaat.
sumber rahman-hadi.blogspot.com

10 Makanan Terbaik Untuk Kecerdasan Otak

Ingin kecerdasan otak anak anda bertambah? Maka penuhilah asupan gizinya dengan memilih makanan-makanan sehat untuk dikonsumsinya sehari-hari. Anda sebagai orang tua harus mampu memperhatikan kebutuhan nutrisi dan gizi mereka setiap harinya.
Apabila anda bingung makanan apa saja yang sebaiknya anda berikan pada anak-anak anda, berikut ini ada beberapa makanan yang dijuluki sebagai “Brain Food”, di mana makanan-makanan ini dipercaya dapat meningkatkan konsentrasi dan daya ingat serta merangsang pertumbuhan sel-sel otak. Lalu, apa sajakah itu? Seperti yang dilansir dari Kompas, berikut ini adalah 10 makanan yang baik untuk otak :
1. Salmon
Ikan berlemak ini adalah sumber terbaik dari asam lemak omega-3 (DHA dan EPA) yang berperan penting terhadap pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Penelitian baru-baru ini juga menunjukkan bahwa orang yang mendapatkan asupan asam lemak omega-3 lebih banya diketahui berpikiran lebih tajam dan memperoleh hasil memuaskan pada uji kemampuan. Menurut para ahli, kendati tuna juga mengandung asam lemak omega-3, namun kandungannya tidak sebanyak ikan salmon.
2. Telur
Telur telah lama dikenal sebagai sumber penting protein yang mudah didapat dan harganya pun cukup terjangkau. Walaupun mengandung kolesterol, bagian kuning telur ternyata kaya akan kolin, yakni suatu zat yang bisa membantu perkembangan daya ingat atau memori.
3. Selai kacang
Kacang tanah dan selai kacang diketahui kaya akan vitamin E, antioksidan yang berperan dalam melindungi membran-membran sel saraf. Bersama tiamin, vitamin E akan membantu sel saraf dan ota untuk penggunaan glukosa sebagai kebutuhan energi.
4. Gandum murni
Otak membutuhkan persediaan atau suplai glukosa dari tubuh yang sifatnya stabil atau konstan. Gandum murni mempunyai peran untuk menduku kebutuhan itu. Serat yang terkandung di dalamnya bisa membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Makanan ini juga memiliki kandungan vitamin B yang berguna dalam memelihara kesehatan sistem saraf.
5. Oat
Oat atau oatmeal adalah sejenis sereal yang populer di kalangan anak-anak. Oatmeal merupakan sumber nutrisi penting bagi otak. Oat mampu menyediakan energi untuk otak yang sangat diperlukan anak-anak dalam mengawali kegiatan di pagi hari. Selain itu, serat pada oat juga memiliki peran untuk menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya sepanjang pagi. Adapun kandungan lainnya seperti seng, potasium, vitamin B, dan vitamin E yang ada pada oat dapat membuat fungsi tubuh dan otak berfungsi pada kondisi prima.
6. Buah berry
Buah berry seperti, blackberry, raspberry, blueberry, dan lain sebagainya banyak mengandung nutrisi penting yang baik bagi kesehatan. Antioksidan yang tinggi pada buah berry, terutama vitamin C, memiliki peran untuk mencegah kanker. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak stroberi dan blueberry mengalami perbaikan fungsi daya ingat. Biji dari buah berry diketahui juga mengandung asam lemak omega-3
7. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan merupakan makanan yang spesial karena menawarkan segudang energi yang berasal dari karbohidrat kompleks dan protein. Selain itu, kacang juga merupakan sumber serat, mineral, dan vitamin. Kacang dikatakan baik untuk otak karena makanan ini dapat memberikan energi lebih lama dan membantu kemampuan berpikir anak-anak. Berdasarkan hasil penelitian, kacang pinto dan kacang merah mengandung asam lemak omega-3 (khususnya ALA) lebih banyak dibandingkan dengan kacang jenis lainnya.
8. Sayuran berwarna
Wortel, bayam, labu, ubi jalar, dan tomat merupakan sayuran-sayuran kaya nutrisi dan antioksidan yang akan membuat sel-sel otak jadi lebih kuat dan sehat.
9. Daging sapi tanpa lemak
Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber makanan yang kaya akan zat besi. Zat besi adalah mineral esensial yang dapat membantu anak-anak berkonsentrasi dan tetap berenergi ketika di sekolah. Daging sapi juga memiliki kandungan mineral lain seperti seng yang dapat membantu menjaga daya ingat.
10. Susu dan Yogurt
Makanan-makanan dari produk susu cenderung mengandung vitamin B dan protein yang tinggi. Kedua jenis nutrisi penting ini dapat membantu pertumbuhan jaringan otak, enzim, dan neurotransmitter. Susu dan yogurt juga bisa membantu perut kenyang karena kandungan karbohidrat dan proteinnya sekaligus menjadi sumber energi untuk otak.
sumber artikelkesehatan99.com
share ke teman facebook, twitter atau google plus, jika tips ini bermanfaat semoga berbuah pahala amin

Sabtu, 20 September 2014

Cara Mengoptimalkan Kecerdasan Otak pada Anak

Mengoptimalkan kecerdasan otak pada anak mungkin bukanlah sebuah perkara yang mudah. Setiap orang tua, disarankan untuk berjuang dengan baik agar anak mereka tumbuh menjadi anak yang cerdas dan mampu mendapatkan tingkat kesehatan maksimal. Keduanya, sejatinya bisa disatukan. Dalam artian, orang tua mampu mendapatkan anak dengan kesehatan yang baik serta tingkat kecerdasan maksimal sekaligus. Di bawah ini ada beberapa cara mengoptimalkan kecerdasan otak pada anak yang patut untuk anda coba.
Meningkatkan rasa cinta
Perkembangan otak anak bisa dimulai dari rasa cinta yang tinggi dari orang tua mereka. secara langsung, cinta yang tulus dan mesra kepada anak mampu menciptakan peningkatan pada perkembangan sirkuit otak. Rasa cinta yang mendalam, juga memberikan potensi otak kanan yang sangat baik, karena anak mampu bergaul secara percaya diri dan berpikir kritis tanpa ada rasa takut.
Memberikan makanan bergizi
Mengkonsumsi makanan bergizi memang merupakan sebuah cara bagaimana menciptakan peningkatan kecerdasan anak. seorang anak yang mengkonsumsi makanan bergizi ketika sarapan, bisa mendapatkan konsentrasi yang lebih baik saat belajar, daya ingat yang kuat, serta mampu bertahan dalam aktivitas pikiran yang padat selama sekolah.
Kenalkan sebuah lingkungan yang berbeda
Memperkenalkan anak sebuah lingkungan yang berbeda akan membuatnya mampu belajar hal baru. Otak mereka akan lebih terasah serta cepat dalam berpikir terutama dalam menyelesaikan masalah. Anak yang terus-terusan berada di rumah, akan merasa begitu canggung dan tidak mampu mengekspresikan pikiran mereka secara berani.
Mengajarkan permainan musik
Seorang anak yang mempunyai minat cukup tinggi terhadap permainan musik, tentu bisa tumbuh lebih cerdas karena musik memang diyakini sebagai pembuat cerdas seorang anak. Anak yang didengarkan musik klasik akan mengalami perkembangan neuron yang lebih cepat sehingga mampu menciptakan kecerdasan terbaik.
Bacakan buku-buku
Seorang anak yang dibacakan buku cerita akan mampu meningkatkan kecerdasan otaknya. Kemudian, ia juga akan menghafal jalan ceritanya dan pada akhirnya mampu bercerita dengan baik. sumber tipsanak.com

Kamis, 18 September 2014

Tips Memilih Mainan yang Tepat Untuk Anak 2-3 tahun

Pada usia 2-3 tahun, anak Anda memerlukan berbagai mainan yang melatih aspek emosinya.

Inilah masa yang penuh energi. Anak tak kenal lelah dan selalu sibuk. Lancar berlari, memanjat kursi, melangkah mundur tanpa ragu, melangkah ke samping, melompat, hingga menendang bola. Selain menghadapi luapan energi yang (seolah-olah) tak ada habisnya, Anda juga harus bersiap menghadapi masa-masa penuh drama.

Anak mulai mengenal dan menunjukkan beragam emosi, mulai dari senang, sedih, kesal, hingga marah. Sayangnya, ia belum bisa mengelola emosinya dengan baik. Itu sebabnya kita mengenal istilah ‘terrible twos’ untuk menggambarkan perilaku tantrum atau mengamuk di rentang usia ini. 

Selain memberi aneka permainan yang bisa membantunya menyalurkan energi, Anda juga diharapkan membantu anak dalam mengenali emosi dan menyalurkannya secara adaptif atau sesuai norma. Anda bisa melakukannya dengan cara bercerita atau lewat permainan imajinatif. Dengan cara itu, anak pun terbiasa untuk belajar mengekspresikan emosinya.    

Jenis permainan:
Bola tendang, role play (bermain peran), boneka tangan (gunakan sebagai media bercerita dengan cerita yang bisa Anda kreasikan sendiri), buku cerita, puzzle sederhana, dll.  ; sumber parenting.co.id

Rabu, 17 September 2014

Tips Memilih Kaos Untuk Si Buah Hati

Seperti pada umumnya,kaos polos adalah pakaian wajib yang bisa digunakan dalam berbagai kesempatan untuk anak dan balita Anda. Hanya saja, kulit yang terkadang sensitif, dan aktivitas yang tinggi, membuat Anda para orangtua harus bijak dalam membeli, mempersiapkan dan mengenakan kaos untuk anak.
Bahan Kain. Hasrat orangtua yang ingin anaknya berpenampilan orang dewasa, membuat mereka sering lapar mata. Hal ini biasanya membuat mereka lupa akan kebutuhan anak, dengan kata lain, melupakan pemilihan bahan yang seharusnya nyaman. Untuk kebutuhan anak aktif, bahan 100% katun lebih dianjurkan, karena mudah menyerap keringat dan lebih dingin saat dipakai. Sehingga membuat anak terhindar dari masalah biang keringat dan kulit lainnya.
Ukuran kaos. Jangan ragu menanyakan apakah pakaian bisa dicoba sebelum dibeli. Atau setidaknya Anda sudah yakin ukuran baju tersebut pas untuk badan si buah hati. Karena biasanya, beda brand, beda pula standar ukuran yang digunakan. Kedodoran atau kekecilan pakaian yang dipakai, jelas akan mengganggu penampilan dan aktivitas anak sehari-hari.
Desain. Dalam hal ini, sebaiknya para orangtua lebih menyesuaikan desain dengan karakter. Apakah anak hobi dengan komputer, aktif, atau suka berolahraga. Selain motif, baju yang sesuai akan membuat aktivitas mereka berjalan lancar tanpa hambatan. Ada baiknya, saat membeli, Anda membebaskan anak memilih sablon kaos sesuai dengan keinginan. Cara ini akan membuat anak belajar kemandirian sejak dini.
Perawatan. Kadang anak memiliki pakaian favoritnya sendiri. Hal ini yang sering membuat mereka senang memakainya berulang-ulang tanpa mau ganti dengan kaos yang lain. Jika hal ini terjadi pada buah hati, maka sebaiknya Anda perhatikan cara perawatan kaos. Pilih deterjen dengan bahan yang aman, terutama untuk kulit anak.
Menyusun. Satu hal yang kurang diperhatikan para orangtua dalam menyimpak kaos polos anak adalah tempatnya yang terlalu tinggi. Padahal dengan susunan yang sesuai dengan tinggi, membuat anak terangsang untuk belajar mandiri. Dengan mencari dan mengenakan pakaian tanpa bantuan orangtua mereka.
Pilihan produk print kaos, atau sablon kaos, biasanya lebih disukai, selain warna-warni kaos polos yang lebih sederhana. Apapun itu jenisnya, ada baiknya Anda sesuaikan desain motif pada kaos sesuai dengan usia anak. Karena materi dewasa yang tak sesuai akan berdampak pada proses pendidikan anak yang buruk.
sumber polos.co.id